Peringatan buat Hawa


16961302319698m.jpg

Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis. Beliau menjawab, “Pada malam aku di-isra’- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan
berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.
Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. “Aku
lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung
lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.
Aku lihat perempuan tergantang kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya
dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam,
memakan tali perutnya sendiri. Aku lihat perempuan yang telinganya
pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api
neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena
penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan
dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api
masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya
dengan pentung dari api neraka,” kata Nabi.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?

*Rasulullah menjawab, “Wahai putriku,
adapun mereka yang tergantung
rambutnya hingga otaknya mendidih
adalah wanita yang tidak menutup
rambutnya sehingga terlihat oleh laki-
laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang digantung susunya
adalah istri yang ‘mengotori’ tempat
tidurnya.

*Perempuan yang tergantung kedua
kakinya ialah perempuan yang tidak taat
kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa
izin suaminya, dan perempuan yang
tidak mahu mandi suci dari haid dan
nifas.

*Perempuan yang memakan badannya
sendiri ialah karena ia berhias untuk
lelaki yang bukan muhrimnya dan suka
mengumpat orang lain.

*Perempuan yang memotong badannya
sendiri dengan gunting api neraka
karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang
yang kepada orang lain bersolek dan
berhias supaya kecantikannya dilihat
laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang diikat kedua kaki dan
tangannya ke atas ubun-ubunnya
diulurkan ular dan kalajengking
padanya karena ia bisa shalat tapi
tidak mengamalkannya dan tidak mahu mandi
junub.

*Perempuan yang kepalanya seperti bab*
dan badannya seperti himar ialah
tukang umpat dan pendusta. Perempuan
yang menyerupai anjing ialah
perempuan yang suka memfitnah dan
membenci suami.”

Mendengar itu, Sayidina Ali dan
Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.
Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: